Masalah kunci kontak yang tidak bisa dicabut sering kali menjadi salah satu kejadian yang membuat ningung dan kesal bagi pemilik mobil. Setelah memarkirkan kendaraan dan mematikan mesin, kunci yang seharusnya bisa dicabut dengan mudah namun ternyata malah sulit sekali untuk dilepaskan. Apa penyebab dari masalah ini, berikut ini merupakan beberapa penyebab dan juga solusi untuk cara mengatasi dari kunci mobil yang tidak bisa dicabut.
Penyebabnya Kunci Kontak Mobil Tidak Bisa Dicabut
-
Steering Lock yang Terkunci
Steering lock atau kunci stir adalah sistem pengamanan pada mobil yang mengunci posisi stir ketika kunci dicabut, untuk mencegah pencurian. Namun, seringkali sistem ini dapat terkunci secara otomatis jika posisi stir tidak tepat ketika Anda mencoba mencabut kunci.
Solusi :
Jika kunci mobil Anda tidak bisa dicabut, coba untuk memutar stir sedikit ke kiri atau ke kanan sambil menekan kunci dengan perlahan. Hal ini dapat mengurangi ketegangan pada mekanisme steering lock dan memungkinkan kunci untuk dicabut. -
Posisi Kunci yang Tidak Tepat
Terkadang, kunci kontak yang tidak bisa dicabut disebabkan oleh posisi kunci yang tidak tepat. Sebagian besar mobil, terutama mobil modern, memerlukan kunci untuk berada di posisi “OFF” atau “ACC” agar dapat dicabut. Jika kunci masih berada di posisi “ON” atau “START”, Anda tidak akan bisa mencabutnya.
Solusi :
Periksa apakah kunci kontak berada di posisi yang benar. Cobalah untuk memutar kunci ke posisi “OFF” atau “ACC” secara perlahan. Pastikan Anda tidak terburu-buru saat mencabut kunci agar tidak merusak mekanisme kunci. -
Masalah pada Silinder Kunci Kontak
Silinder kunci adalah komponen utama yang menghubungkan kunci dengan sistem mesin. Seiring waktu, silinder kunci bisa mengalami keausan atau kotor karena debu dan kotoran, sehingga membuatnya sulit untuk berfungsi dengan baik. Jika silinder kunci macet, kunci mobil tidak akan bisa dicabut.
Solusi :
Cobalah untuk membersihkan silinder kunci menggunakan semprotan udara untuk menghilangkan debu atau kotoran yang mungkin menempel. Jika masalah ini terus berlanjut, Anda mungkin perlu membawa mobil Anda ke tukang kunci profesional untuk memeriksa atau mengganti silinder kunci. -
Masalah pada Sistem Immobilizer
Mobil-mobil modern dilengkapi dengan sistem immobilizer yang mengharuskan kunci untuk terhubung dengan ECU mobil sebelum mobil bisa menyala. Jika ada masalah pada sistem ini, seperti kesalahan pemrograman atau kegagalan sinyal antara kunci dan mobil, ini dapat mempengaruhi kunci kontak, membuatnya sulit dicabut.
Solusi :
Jika masalah ada pada sistem immobilizer, bawa mobil ke bengkel resmi atau mekanik yang berpengalaman. Mereka dapat memeriksa sistem immobilizer dan melakukan pemrograman ulang jika diperlukan. -
Aki yang Lemah atau Soak
Sistem kelistrikan mobil juga berperan dalam pengoperasian kunci kontak. Jika aki mobil Anda mulai melemah atau soak, aliran daya ke sistem kunci bisa terpengaruh. Hal ini dapat menyebabkan kunci kontak sulit dicabut, karena sistem kelistrikan yang tidak berfungsi dengan baik.
Solusi :
Periksa kondisi aki mobil Anda. Jika aki sudah tua atau mulai melemah, segera ganti dengan aki yang baru. Pastikan juga bahwa kabel-kabel kelistrikan dalam kondisi baik dan tidak ada yang terlepas, terkelupas, tertekuk atau rusak. -
Rem Parkir yang Belum Lepas
Beberapa kendaraan dilengkapi dengan fitur yang mencegah kunci dicabut jika rem parkir (handbrake) belum dilepas. Jika rem parkir tidak benar-benar dilepas, mekanisme pengaman ini bisa menghalangi proses pencabutan kunci.
Solusi :
Pastikan rem parkir sudah benar-benar dilepas. Cobalah untuk menarik tuas rem parkir sekali lagi dan pastikan rem sudah benar-benar dalam posisi terlepas. Ini adalah salah satu langkah yang sering terlupakan namun penting untuk memastikan kunci bisa dicabut. -
Kunci yang Sudah Aus atau Rusak
Kunci yang sudah aus atau rusak juga bisa menyebabkan masalah saat dicabut. Keausan pada gigi kunci atau adanya kerusakan fisik pada bagian kunci bisa menghambat proses pencabutan kunci. Terlebih lagi, jika kunci sudah tidak berbentuk dengan sempurna, maka bisa jadi kunci macet di dalam silinder.
Solusi :
Jika kunci Anda terlihat aus atau ada bagian yang rusak, segera ganti kunci dengan yang baru. Anda bisa memesan salinan kunci ke tukang kunci yang berlisensi untuk membuat salinan yang sesuai dan dapat digunakan dengan normal. -
Posisi Mobil yang Tidak Rata
Parkir mobil di tempat yang miring atau tidak rata dapat mempengaruhi kunci mobil Anda. Ketika mobil tidak parkir dengan posisi yang sejajar, komponen mekanis pada sistem kunci dapat mengalami tekanan yang membuatnya sulit diputar atau dicabut.
Solusi :
Cobalah untuk memindahkan mobil ke tempat yang rata dan pastikan posisi mobil benar-benar sejajar. Setelah itu, coba cabut kunci mobil lagi.
Masalah kunci kontak mobil yang tidak bisa dicabut bisa disebabkan oleh banyak faktor, dari masalah mekanis sederhana seperti steering lock yang terkunci, hingga masalah yang lebih rumit seperti kerusakan pada sistem immobilizer atau kelistrikan mobil. Jika Anda sudah mencoba beberapa langkah di atas namun kunci tetap tidak bisa dicabut, sebaiknya segera bawa mobil Anda ke bengkel profesional untuk diperiksa lebih lanjut. Keterangan dalam artikel ini hanya bersifat sebagai informasi umum yang diharapkan dapat membantu Anda mengatasi masalah yang terjadi pada kunci kontak kendaraan yang tidak bisa dicabut.
.
PERHATIAN Untuk Pengendara dan Pemilik Mobil..!!!
Sebagai tambahan sistem pengaman pada kendaraan, selain mengandalkan kunci stir mobil, sangat disarankan untuk melengkapi mobil dengan dashcam atau kamera mobil yang dapat merekam baik dari sisi depan maupun dari sisi belakang kendaraan dan juga tetap dapat berfungsi saat mobil diparkirkan. Karena dengan adanya dashcam, berbagai aktifitas disekitar mobil dapat terekam seperti insiden yang biasanya terjadi ketika dijalan yaitu tersenggol, terserempet, terbentur atau tertabrak oleh pegemudi atau pengendara lain yang menyebabkan mobil Anda lecet, tergores, terbaret atau penyok dan yang sering terjadi, pelaku yang bersangkutan tidak bersedia bertanggung jawab dan kabur / melarikan diri ataubahkan menyalahkan balik dengan marah-marah kemudian meminta ganti rugi atas kesalahannya sendiri.
Maka dari itu sebagai bentuk antisipasi kejadian tersebut, ada baiknya untuk melengkapi kendaraan / mobil dengan dashcam. Karena dengan adanya dashcam, Anda memiliki bukti rekaman sebagai bentuk antisipasi kerugian yang ditimbulkan oleh kesalahan orang lain sehingga mobil Anda mengalami kerusakan.
Bukti rekaman video yang diambil melalui kamera dashcam sangat krusial untuk memperkuat argumen dan memperjelas kronologi kejadian, agar semua pihak atau pelaku yang terlibat insiden dapat melihat kejadian yang sebenarnya terjadi melalui hasil rekaman dashcam tersebut, sehingga dapat diketahui pihak yang sebenarnya bersalah dan harus bertanggung jawab.
Namun, jika ternyata pihak yang terlibat dan bersalah tidak bersedia untuk bertanggung jawab maka Anda dapat melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dengan menggunakan hasil rekaman tersebut. Dashcam dengan merk 70mai selain dapat merekam selama perjalanan dapat juga memonitor mobil melalui aplikasi yang diinstal di smartphone, sehingga jika terjadi sesuatu pada saat mobil diparkirkan seperti pembobolan pintu mobil atau pemecahan kaca mobil maka dashcam akan mengirimkan notifikasi pada aplikasi yang diinstall di smartphone, sehingga Anda bisa langsung mengetahui pada saat itu juga mengenai kejadian yang baru saja terjadi pada mobil Anda.
Melalui bukti video rekaman dari dashcam tersebut, diharapkan dapat menyelidiki identitas para pelaku yang terlibat dalam insiden kecelakaan dan juga aksi pencurian yang dapat menjelaskan bagaimana para pelaku dapat mengakses / membobol kendaraan Anda dan membawa sejumlah barang yang Anda tinggalkan di dalam mobil. Dengan demikian hasil rekaman tersebut dapat menjadi bukti penting bagi pihak berwajib dalam proses penyelidikan dan penegakan hukum.
Kesimpulan Pemasangan dashcam pada Mobil
- Dapat digunakan sebagai bukti atas terjadinya insiden kendaraan atau tindakan kriminal kepada pihak kepolisian.
- Dapat digunakan untuk memberikan perlindungan ketika terjadi perselisihan dan perdebatan atas insiden yang terjadi mengenai siapa yang harus bertanggung jawab.
- Dapat memberikan keamanan hukum dari pihak yang mengaku sebagai korban dan menuntut balik ganti rugi.
- Dapat membantu proses pengajuan klaim asuransi kendaraan jika Anda sudah mengasuransikan mobil Anda sebelumnya.
Baca juga artikel terkait lainnya : Penyebab kunci Mobil tidak bisa menyal